Coming Soon

Usefull information will coming for you

Rabu, 18 Februari 2015

Kebesaran Allah

Dunia ini merupakan ciptaanNya dan tentu sang Pencipta akan menunjukan bukti kekuasaanNya di dunia ini dengan berbagai macam cara yang ia kehendaki.
Inilah beberapa kebesaranNya yang terangkum dalam sebuah video buatan Jelita Parlan


Rabu, 11 Februari 2015

Mengapa Yahudi Menggali Di Bawah Masjid Al-Aqsa???


Apa yang terjadi di Palestina. Ketahuilah apa yang Zionis lakukan dan yang lebih penting Anda tahu mengapa dan kenapa.
Penggalian di bawah Masjid Al-Aqsha sedang dijalankan
Pertama. Lihatlah galian di bawah Masjid Al-Aqsha. Cukup cemas, bahaya dan merusak dasar bangunan Masjidil Al-Aqsha. Jika sebelum ini Anda membaca melalui portal dan media yang berat sebelah. Kini saksikanlah sendiri kerusakan yang parah akibat kerja galian ini. Keretakkan merata-rata di tiang besar, lantai dan dinding masjid yang suci bagi umat Islam.
Penggalian yang merusak dasar bangunan masjid Al-Aqsha
Pihak Israel sedang menggali di bawah Masjidil Al-Aqsha. Mereka mengakui secara terbuka niat mereka untuk menghancurkan Masjidil Al-Aqsha untuk “membangkitkan kembali” Temple of Solomon. “Yaitu Kuil Sulaiman.
Arkeologi dan ahli kaji sejarah mengetahui bahwa reruntuhan “Kuil Sulaiman” berada di bawah Masjidil Al-Aqsha. Kita tidak tahu berapa dalam penggalian tersebut, namun kita tidak bisa berdiam diri dan membiarkan saja hal ini terjadi. Ini membutuhkan perhatian dunia Islam.
Saudara Islam seluruh dunia harus tahu apa yang terjadi dan dampak galian ini. Ini satu kebenaran yang mengejutkan.
Mereka begitu bangga dengan hasil kerja mereka (gambar di bawah masjid)
Kubah emas bukanlah Masjid Al-Aqsha tetapi adalah Masjid Batu tergantung “Dome Of The Rock. Setiap kali Masjidil Aqsha diucapkan di media, mereka akan menunjukkan Masjid” Dome of the rock “sebagai Masjidil Al-Aqsha. Sehingga masyarakat tidak mengetahui yang mana satu Masjidil Al-Aqsa yang sebenarnya.
Dome Of The Rock
Ini merupakan cara Zionis. Mungkin sehingga Masjidil Al-Aqsha dihancurkan, umat Islam tidak mengetahui akan kehancurannya. Menjadi kewajiban umat Islam untuk tahu yang mana satu masjidil Al-Aqsa yang sebenarnya.
Artikel Bangunan Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya, mengungkap penipuan Zionis
Masjidil Al-Aqsa yang sebenarnya
Kenapa invasi harus dilakukan ke Masjidil Al-Aqsha? Apakah karena nilai tanahnya atau lain-lain sebab musabab yang diinginkan oleh Yahudi!
Nabi Sulaiman AS Dan Rahasia Yang Tertanam Di bawah Masjidil A-Aqsha
Kembali ke sejarah silam kisah Nabi Sulaiman AS atau Raja Sulaiman yang bertanggung jawab membangun apa yang dikenal sebagai Kuil Sulaiman “. Nabi Sulaiman As berbeda dari Nabi-nabi yang lain karena beliau di beri Allah SWT bisa menguasai umat manusia, dan bangsa jin.
Nabi Sulaiman ditugaskan dengan menyebarkan ayat-ayat Allah SWT yaitu: keyakinan dan ibadah dalam hanya SATU tuhan saja. Hal ini menjadi perhatian Nabi Sulaiman dimana ada kaum-kaumnya yang kuat mengamalkan ilmu sihir dan okultisme (ilmu ghaib). Beliau memerintahkan pengawalnya untuk pergi ke seluruh negeri dan merampas setiap buku, naskah, kitab-kitab yang tertulis segala ilmu sihir dimana praktek sesat ini diajarkan untuk berhubungan dengan pemanggil roh. Praktek ini terkait terkait dengan jin dan setan.
Dalam Islam kita tahu bahwa ilmu sihir adalah haram. Al-Quran mengatakan kepada kita bahwa Jin dan Manusia tidak bisa berhubungan walaupun hidup di dimensi yang sama dengan manusia, tetapi tidak bisa berkomunikasi antara satu sama lain. Jin tidak dapat dilihat, mereka bisa melihat kita, tapi kita tidak dapat melihat mereka. Tidak adanya seperti Jin “baik” atau membantu, karena setiap jin yang berbicara dan berinteraksi dengan manusia secara langsung dilarang oleh Allah SWT.
Jadi petunjuk Nabi Sulaiman AS agar mereka membawa semua buku, kitab yang terkait dengan ilmu sihir kepadanya, dan kemudian beliau kuburkan semua buku, kitab dan apapun yang terkait dengan praktek ini dimana beliau pikirkan paling aman yaitu tidak akan ada siapapun yang bisa mendapatkan atau mencurinya .
Beliau menanamkan buku-buku ajaran sihir itu di bawah situs kuil tersebut. Beliau menunjuk beberapa orang ksatria yang di kenali sebagai “Knights of the temple of Solomon” (Knight Templar) untuk menjaga kuil Sulaiman itu siang dan malam.
Lambang Knight Templar yang digunakan
Kesatria melakukan tugas yang diberikan pada awalnya. Setelah Nabi Sulaiman as wafat, The Knights menemukan apa yang ada di bawak kuil itu. Mereka menyadari akan pentingnya hal ini, rahasia praktek sihir berada di ujung jari mereka. Mereka mencuri dan mulai berlatih. Mereka pindahkan kitab-kitab dan mulai berlatih dan mengamalkan. Mereka benar-benar jauh dari agama Musa dan Allah SWT. Dan tenggelam di bawah kuasa dan pengaruh Iblis. Karena ritual yang mereka jalankan, mereka dengan cepat menjadi orang yang berpengaruh dan terkaya di negara itu.
Anggota okultisme menegaskan bahwa setan memberi penghargaan kepada pengikutnya dengan kekayaan duniawi. Mereka bisa membuat apa saja seperti memberi dan menerima suap, maksiat, kerusakan di bumi, dan banyak lagi yang menyimpang dari ajaran sebenarnya di dalam Islam. Mereka juga percaya bahwa Setan meyakinkan mereka, melalui para imam dan pendeta tinggi, bahwa ‘kekuasaan’ itu adalah Allah yang nyata.
Selama berabad-abad, naskah itu diselundupkan ke Eropa, dan Kesatria Templar menyebut mereka sebagai “Free Mason”. Dengan kekuatan yang terkumpul, mereka cepat menyebarkan pengetahuan ini di seluruh dunia melalui kelompok-kelompok rahasia.
Semua ini dilakukan dengan satu tujuan yaitu menurut kehendak tuhan setan dan sebagai langkah untuk menyambut kedatangan Dajjal bermata satu yang mewakili setan di bumi. Simbol mereka adalah piramida dan di atasnya terdapat “all seeing eye” yang bermata satu. Perlu diketahui bahwa orang Mesir kuno ini memiliki tuhan yang bermata satu dikenal sebagai Mata Ra danMata Osiris. Ingatlah bahwa ilmu hitam adalah diajarkan dari orang-orang kafir dari Mesir kuno.
Tuhan Ra
Tuhan Osiris (gambar duduk)
Jadi jika freemason sudah mendapat hak dan kekayaan di dunia dan “harta rahasia” ini. Mengapa semua terkonsentrasi untuk menghancurkan Masjidil Al-Aqsha?
Sebenarnya mereka sedang mempersiapkan kedatangan tuhan mereka yaitu “Dajjal”.
Apa Yang Islam Dan Nabi Muhammad SAW Memperingati Kita Tentang Kedatangan Dajjal
1. Dalam Islam kita tahu Dajjal adalah Nabi palsu. Dajjal akan meniru seperti nabi sejati dalam segala hal. Nabi yang sebenarnya adalah Nabi Isa AS yang akan datang kembali untuk memerintah dunia dari Yerusalem. Jadi disitulah Dajjal akan tiba di atas tanah suci, Jerusalam.
2. Nabi Muhammad SAW berkata kepada kami bahwa Dajjal dikeluarkan dari dunia ini. Dengan demikian ia telah berada di planet ini sejak zaman Rasulullah SAW. Kami diberitahu bahwa Dajjal akan hidup di bumi selama 40 hari (satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti seminggu, dan sisanya seperti hari biasa Ingatlah 1 tahun surgawi. Adalah sama dengan 1000 tahun manusia. Anda melakukan matematika). Ini membuktikan bahwa ia adalah jin yang kuat, seperti jin bisa hidup selama ribuan tahun.
3. Semua Nabi-nabi memperingatkan kaum mereka tentang Nabi palsu ini.
4. Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan kedatangan Dajjal dan memperingatkan kita untuk mengetahui bahwa Allah SWT tidak “bermata satu”. Dajjal juga akan memiliki kata kafir di dahinya. Nabi Muhammad SAW juga memperingatkan, bahwa setiap Muslim setelah mendengar “kedatangan” Dajjal harus memalingkan muka dari memandang wajah Dajjal. Dan membelakangi dan terus berjalan menjauh darinya. Tidak melihat ke arahnya, atau berjalan ke arahnya. Jangan ingin tahu dan Nabi SAW memperingatkan bahwa orang yang terkuat imannya akan diuji dan mudah bisa jatuh korban fitnah Dajjal, karena Dajjal adalah “Master of Deception”.
Zionis pernah menyebut bahwa kawasan diantara sungai Nil dan Furat sebagaimana adanya “tanah yang dijanjikan”. Mereka harus membangun kuil asal untuk menyambut kedatangan Dajjal.
Jadi Di Mana Situs Kuil Sion Yang Asal?
Bukti arkeologi dan sejarah membuktikan bahwa reruntuhan kuil asal Sion adalah di bawah Kuil Sulaiman. Ini sebabnya mengapa yahudi / zionist ingin menghancurkan Masjid Al-Aqsha agar mereka dapat membangun kembali kuil dibawah Masjidil Al-Aqsha.
Gambaran Temple of Solomon oleh pelukis
Hal ini menjelaskan mengapa Pemerintah AS begitu baik dengan Israel. Mereka memiliki tujuan yang sama, dan kepercayaan bersama. Mereka bekerja untuk sebuah kekuatan yang jauh lebih besar, dan jauh lebih jahat dan penuh dengan penipuan. Inilah sebabnya mengapa kebijakan luar negeri AS adalah pro-Israel, bahkan mereka mengabaikan rakyat mereka sendiri. Itulah sebabnya mereka membiarkan Palestina diserang berkali-kali. Mereka memang berniat untuk menghancurkan Masjidil Al-Aqsha.
Replika Solomon ‘s Temple
Dan inilah sebabnya mengapa mereka menggambarkan orang-orang Arab dan Muslim sebagai teroris. Mereka ingin menghasut dan mengubah dunia agar melawan dan membenci orang Islam, karena faktanya adalah, orang-orang yang akan terus mempertahankan Masjid Al-Aqsha adalah orang-orang Muslim. Muslim memahami pentingnya Masjidil Al-Aqsa, ia adalah kiblat pertama umat Islam. Oleh karena itu orang-orang Muslim adalah musuh dajjal dan Amerika adalah murid-murid Dajjal.
Dalam Al-Quran mengatakan bahwa salah satu tanda akhir zaman sebelum kedatangan Dajjal adalah runtuhannya Masjidil Al-Aqsha yang sedang terjadi sebagaimana yang Anda baca ini.
Semoga Allah SWT melindungi kita semua dari kejahatan Dajjal dan pengikutnya. Semoga cahaya Islam bersinar terang dari sebelumnya.
Dan bukti kedatangan Dajjal dan akhir zaman adalah kehancuran Masjidil Al-Aqsha.

Rabu, 04 Februari 2015

Simbol Mawar Dalam Budaya, Agama Dan Sufisme

Simbolisme mawar tidak hanya menggambarkan tentang cinta dan ketulusan. Dalam makna yang kuat, mawar mengisyaratkan sesuatu yang lebih besar daripada cinta seseorang kepada manusia ataupun duniawi. Dikalangan sufi dan para imam agama lain mengisyaratkan hubungan besar antara manusia dan Tuhannya, semua ini tertulis dalam teks terdahulu dan puisi para sufi yang terkenal di abad pertengahan masehi.
Allah menciptakan ribuan bunga, namun mawar tetap menjadi favorit sepanjang sejarah manusia dan telah diasumsikan arti yang sangat berwarna-warni diantara budaya yang berbeda. Mengapa mawar terlihat abadi dalam hati, mungkin karena manusia mampu mempertahankan ingatan tentang mawar yang ditemukan dalam jiwa. Mungkin juga puisi yang tak terlupakan, serta cerita cinta dan kebajikan yang melekat pada mawar.

Simbol Mawar Dalam Budaya Dan Agama

Simbol mawar mulai dikenal sejak 5000 tahun yang lalu, menurut beberapa pendapat sudah dikenal di China dari catatan fosil yang menjelaskan mawar telah berkembang selama jutaan tahun. Di semua wilayah dunia, mawar tumbuh dan menjadi simbol tertentu diantaranya cinta, kecantikan, kemewahan, kematian, bahkan perang dan politik, adapula yang menggunakan mawar mewakili tokoh terkenal dalam sejarah.
Ketika memasuki masa Kekaisaran Romawi, mawar berkembang di Timur Tengah. Keharuman mawar membuatnya dijadikan bahan utama pembuatan parfum, aroma yang kuat dianggap memiliki makna mistis yang mendalam. Tetapi mawar yang tumbuh di Cina tidak beraroma seperti itu, dan hal inilah yang mungkin menjadi salah satu alasan mengapa simbol mawar tidak begitu populer di Cina.
simbol mawar, mawar sufi
Sejak dahulu simbol mawar telah digunakan dalam penulisan sastra, contohnya dalam sastra Iliad, sebuah puisi epik Yunani kuno yang menyebutkan tubuhnya diolesi minyak mawar. Bunga mawar sering disebutkan dalam mitos Yunani kuno dalam berbagai bentuk yang berbeda. Sebagai contoh, putih melambangkan kemurnian yang melambangkan Aphrodit dan lambang kesucian, keinginan dan semangat ditujukan kepada Adonis, sementara cinta yang terluka diwakili beberapa tetes darah yang merubah mawar putih menjadi mawar merah. Mitos lain menyebutkan bahwa Zeus menyebarkan bunga mawar di tanah sebagai hadiah pernikahan Eros dan Psyche.
Mitos orang Romawi sering diwakili dengan simbol mawar, mereka menggunakan mawar di pemakaman sebagai tanda kebangkitan. Misalnya Flora sebagai dewi bunga dan musim semi, beberapa pendapat mengatakan bahwa dia menciptakan bunga mawar dan dewa Yunani lainnya membantu Flora memberikan kehidupan, aroma manis dan bentuk yang indah.
Kristen menggunakan mawar merah sebagai simbol semangat Yesus, kemartiran dan kebangkitan, ditujukan untuk Maria dan simbol kemurnian terkait dengan mawar putih. Bentuk bunga mawar menyiratkan liturgi, misalnya dalam puisi menyebutkan Maria dikelilingi dengan mawar tertulis dalam buku Wordsworth tahun 1807. Sastra tentang Maria sering dituliskan dengan hujan kelopak mawar yang harum, jendela kaca bergambar Bunda Maria menunjukkan dia memegang mawar, hal ini mendasari bahwa mawar beraroma baik.

Mawar Dan Sufisme

Di abad ke-7, Muhammad dilambangkan dengan bunga mawar sehingga popularitas bunga mawar meningkat seribu kali lipat setelah kedatangannya. Kepribadian rasul menerangi warna mawar dan moralitas yang sempurna merupakan sumber aroma yang harum. Salah satuny Farid Ad-Din Attar, penyair mistik Sufi terbesar tahun 1230 menulis dalam bukunya ‘The Rose Garden';
Di tempat tidur mawar, misteri bersinar. Rahasianya tersembunyi dalam mawar 
Hazrat Inayat Khan (1882-1927) mengatakan, mawar terdiri dari beberapa kelopak yang menyatu bersama-sama, sehingga jiwa Sufi menunjukkan berbagai kualitas yang berbeda. Kualitas ini memancarkan aroma bentuk kepribadian spiritual. Bunga mawar memiliki struktur yang indah, Sufi memiliki struktur halus, sebuah cara berhubungan dengan orang lain melalui ucapan, tindakan, dan sebagainya. Sama seperti parfum mawar parfum yang menembus seluruh ruangan, seorang sufi menembus masyarakat dan membantu menyelesaikan masalah. Quran Ar-Rahman 55:37-38 menyebutkan mawar merah:
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? 
Bunga mawar memiliki bentuk yang berbeda dan mawar diciptakan untuk alasan yang signifikan. Dalam tradisi Islam, mengenakan parfum merupakan makanan bagi jiwa dan roh. Salah satu hadis menceritakan bahwa nabi sangat menyukai aroma yang baik, dan tradisi muslim sering memakai esensi murni dari air mawar, terutama sebelum shalat. Mawar adalah salah satu aroma surgawi, esensi mawar memiliki beberapa keuntungan aromatherapeutic diantaranya sebagai anti-depresi yang kuat dan mampu menenangkan pikiran.
Mawar terdiri dari beberapa kelopak, menjadi puncak perlambangan spiritual bagi hampir semua sufi dan para wali Allah, khususnya Syech Abdul Qadir Al-Jailani. Dalam sebuah kisah yang diceritakan ketika dia berada di kota Bagdad, beliau didatangi oleh utusan para wali dan mengatakan kepadanya:
“Wahai Abdul Qadir Al-Jailani, engkau tidak mempunyai tempat di kota Bagdad, karena kota Bagdad telah di penuhi oleh para Wali-wali Allah”.
Abdul Qadir Al-Jailani mengatakan sambil menunjukkan gelas yang telah berisi air bening: “Seperti inilah kota Bagdad itu, gelas adalah kota Bagdad dan airnya adalah para wali Allah”
Lalu dia mengambil sekuntum Mawar Merah dari langit, kemudian diletakkan ditengah air dalam gelas itu, sambil berkata: “Dan aku adalah Mawar diantara para wali-waliNya”. 
Pada saat itu juga wali utusan tersebut tersungkur lalu bersujud meminta ampunan kepada Allah atas kesombongannya.
Semua orang Yahudi, Kristen, dan Muslim, miliki simbolisme mawar tersendiri. Monoteistik ini terikat bersama-sama satu sama lain, dimana asal-usul ketiga agama mengarah ke Timur Tengah dan sekaligus tempat berkembangnya syair mawar. Beberapa budaya lain juga berkaitan dengan simbol mawar, misalnya sekte yang berbeda dalam agama Hindu, legenda Persia kuno mengisahkan burung bulbul yang sangat mencintai mawar putih dan menggenggam erat. Duri menembus dadanya dan menyebabkan darah jatuh pada mawar sehingga mengubah mawar menjadi merah.

Referensi

  • The Rose and the Lotus, by Yousef Daoud, publish in 2009
  • Symbolic Rose, by Barbara Seward, publish in 1998
  • Rosa gallica Eveque, painted by Redoute, public domain image by Wikimedia Commons
Sumber : https://iwanblog.wordpress.com/2015/01/21/simbol-mawar-dalam-budaya-agama-dan-sufisme/